Berbatov: Bale Bodoh karena Olok-olok Madrid dengan Bendera Wales

Berbatov: Bale Bodoh karena Olok-olok Madrid dengan Bendera Wales

Agen Judi Bola OnlineMadrid – Gareth Bale menciptakan kontroversi usai membantu Wales lolos ke Piala Eropa 2020. Dimitar Berbatov yakin Bale keliru telah mengolok-olok Real Madrid.

Bintang sepakbola Wales itu menciptakan satu assist saat Wales menggulung Hongaria 2-0 di laga terakhir Kualifikasi Piala Eropa, Rabu (20/10/2019) dinihari WIB. Seusai pertandingan, Bale bersama rekan-rekan setimnya berpose membentangkan bendera Wales yang bertuliskan “Wales. Golf. Madrid. In that order.”

Jika diartikan tulisan tersebut seakan menjadi urutan prioritas Bale, yakni memperkuat Wales, bermain golf, barulah bermain untuk Madrid. Terlebih setelah kembalinya Zinedine Zidane, pemain yang didatangkan dari Tottenham Hotspur itu lebih jarang dimainkan sehingga menciptakan spekulasi masa depannya.

Kabarnya, perayaan Bale dengan bendera timnas Wales tersebut tidak respons dengan baik oleh bos-bos Madrid. Sekalipun rekan-rekan setimnya menganggapnya murni sebagai lelucon.

Mantan pemain Tottenham Berbatov tidak ragu menyebut bahwa adanya hubungan kurang baik di antara Bale dan Madrid. Namun demikian, Berbatov tidak setuju dengan candaan Bale tersebut.

“Sudah jelas ada ketegangan di antara Gareth Bale dan Madrid,” Berbatov mengatakan kepada Betfair, yang dikutip Marca. “Tentu saja, dia itu orang Wales dan dia akan memprioritaskan negara lebih dulu tapi saya tidak tahu mengapa dia mesti merayakannya dengan bendera itu, saya tahu itu sedikit mengarah pada olok-olok tapi akan menciptakan sorotan yang tidak perlu.”

Baca Juga : Hazard Butuh Adaptasi, Rekan di Madrid Juga Perlu Memahami Permainannya’

“Dia tidak membutuhkannya. Itu adalah keputusan dia dan mungkin dia merasa dia ingin menunjukkan sesuatu seperti itu tap bagi saya, itu sih tidak perlu. Mungkin juga itu adalah momen emosional atau mungkin dia tidak tahu apa yang tertulis dalam benderanya. Bagaimanapun juga, hal itu tidak terlihat bagus dan saya pikir malah sedikit bodoh.”

“Dia itu seorang pemain berkualitas dan memang benar, dia tidak diperlakukan seperti yang seharusnya di Spanyol, tapi kalau Anda harus bertanya apakah Anda tidak diperlakukan dengan baik mengapa Anda masih di sini? Kalau Anda memang cukup bagus, setiap tim akan menginginkan Anda dan Anda akan bermain sepakbola lagi.”