Klopp: Gegar Otak Sebabkan Karius Blunder di Final Liga Champions

Klopp: Gegar Otak Sebabkan Karius Blunder di Final Liga Champions

Agen Judi Bola OnlineLiverpool – Untuk pertama kalinya Juergen Klopp membicarakan gegar otak Loris Karius di final Liga Champions. Klopp yakin hal itulah yang menyebabkan Karius blunder.

Kiper Liverpool itu menjalani mimpi buruk di Kiev, Mei silam. Kesalahan fatal dibuat Karius yang menyebabkan Liverpool kebobolan dua gol sehingga takluk 1-3 di tangan Real Madrid.

Sebelum blunder, Karius sempat tersungkur usai terlibat benturan dengan bek tengah Madrid Sergio Ramos dalam situasi sepak pojok. Kiper Jerman itu memang tidak mendapatkan perawatan akibat insiden itu. Akan tetapi, pemeriksaan yang dilakukan beberapa hari setelah pertandingan mengungkapkan bahwa Karius mengalami gegar otak.

Manajer Liverpool Klopp bersikukuh bahwa performa Karius di sisa pertandingan final melawan Madrid dipengaruhi oleh gegar otak yang dideritanya. Namun demikian, cedera tersebut tetap tidak bisa dijadikan alasan atas kekalahan Si Merah.

“Begitulah,” ucap Klopp yang diwartakan Liverpool ECHO. “Anda membuat sebuah kesalahan melawan Chester dan itu tetap saja sebuah kesalahan. Kalau Anda membuat sebuah kesalahan di final Liga Champions, itu adalah sebuah kesalahan yang tidak bisa diubah lagi, sekalipun Anda menginginkannya — dan kita semua menginginkannya.”

“Dia (Karius) terpengaruh dengan benturan tersebut, 100 persen. Apa anggapan seluruh dunia, saya tidak peduli. Tidak penting dengan apa yang orang-orang katakan,” cetus manajer asal Jerman ini.

“Kami tidak menggunakan (gegar otak) itu sebagai sebuah alasan. Sekarang orang-orang bisa berpikir bahwa itu adalah sebuah penjelasan dan bagi saya (gegar otak) 100 persen penjelasannya dan itu saja.”

Klopp mengungkapkan bahwa cedera Karius bermula dari pembicaraan dia dengan legenda sepakbola Jerman, Franz Beckenbauer. “Saya tidak tahu persis apa yang dipikirkan orang-orang. Satu-satunnya hal yang bisa saya katakan adalah di (Karius) menderita gegar otak di pertandingan itu,” sambung Klopp.

“Dengan seluruh intensitas pertandingan, adrenalin, dan kekecewaan setelah pertandingan, tidak ada orang yang memikirkannya. Saya butuh beberapa hari — terus terang saja — untuk menerima fakta dan menghadapi situasinya. Betul-betul tidak mudah.”

“Setelah empat hari, saya menerima telepon dari Franz Beckenbauer, Bobby Moore kita, pesepakbola terbesar kita yang juga teman baik saya. Dia menelepon saya dan bilang bahwa dia baru saja menemui seorang dokter, dia mengatakan kepada saya: ‘kiper Anda mengalami gegar otak’. Saya bilang, ‘apa? karena di dalam pertandingan, dari posisi saya situasinya memang sangat tidak enak dilihat: ‘mungkin ada kontak atau tidak’.

Baca Juga : Real Madrid Datangkan Alvaro Odriozola

“Saya mengatakan langsung kepada dia, ‘OK’, Dia bilang dokter itu adalah dokter paling terkenal di Jerman. Saya bilang: “OK, sebentar. saya harus memperbaiki beberapa hal.”

“Kalau Anda mengatakan kepada Lloris, dia berkata tidak tidak ingin memikirkannya dan tidak dipakainyan sedetikpun sebagai alasan. Kami tidak memakai itu sebagai alasan, kami menggunakannya sebagai penjelasan. Itu selalu penting, begitulah seharusnya analisisnya: Anda menjelaskan mengapa banyak hal terjadi. Jadi dari sisi sudut pandang ini, dari pengelihatan saya segalanya baik-baik saja. Kami tidak memikirkan itu lagi dan kami memulai bab baru,” Klopp mengatakan.