Persebaya Kena Hukum Komdis Lagi, Dendanya Rp 300 Juta

Persebaya Kena Hukum Komdis Lagi, Dendanya Rp 300 Juta

Agen Judi Bola OnlineJakarta – Komisi Disiplin PSSI kembali mengeluarkan keputusan. Persebaya Surabaya terkena sanksi paling berat dengan denda Rp 300 juta.

Komdis PSSI telah menggelar sidang pada 6 Juni lalu. Hasilnya ada sembilan keputusan yang dikeluarkan. Salah satunya adalah klub Persebaya.

Persebaya dihukum karena dianggap telah melakukan pelanggaran dengan menyalakan kembang api sebanyak lima kali di laga Liga 1 2018 dan terbukti melakukan pelanggaran disiplin. Pelanggaran itu terjadi ketika Persebaya menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 29 Mei lalu.

Tak hanya itu, Komdis juga memberikan sanksi kepada pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, karena dinilai telah melakukan pelanggaran dengan protes berlebihan hingga keluar area teknik, pada laga Bhayangkara FC kontra Borneo di Stadion PTIK, 27 Mei lalu.

Baca Juga : Tanpa Marko Simic, Persija Pesta Gol ke Gawang PS Tira

Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese juga mendapatkan hukuman. Dia dihukum karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai area ruang ganti. Keduanya didenda Rp 25 juta.

Berikut keputusan hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 6 Juni 2018:

1. Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan hingga keluar area teknik
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

2. Borneo FC
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi
mendekat ke area bench
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

3. Bhayangkara FC
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000

4. Pemain Bali United, Agus Nova
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bali United vs Persib Bandung
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Menjatuhkan dengan sengaja pemain lawan di kotak pinalti
– Hukuman: Sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali

5. Pemain Mitra Kukar, Gerri Martin Mandagi
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit 2
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

6. Pelatih Kepala PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai
area ruang ganti terhadap wasit
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

7. PSIS Semarang
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol oleh suporter
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

8. Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 29 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Penyalaan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 300.000.000

9. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar, Sdr. Majid
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United
– Tanggal kejadian: 30 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Memaki wasit
– Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion sebanyak 6 (enam) kali