Enrique : 40 Menit Pertama Spektakuler, Setelah itu…

Enrique : 40 Menit Pertama Spektakuler, Setelah itu...

Agen Bola Terpercaya, Manchester – Luis Enrique memberikan pujian pada tampilan Barcelona di 40 menit pertama saat melawan ke Manchester City. Tetapi kemudian, dia mengaku ada kekacauan.

Barca mengawali pertandingan di Etihad Stadium, Rabu (2/11/2016) dinihari WIB dengan relatif baik. Percobaan pertama mereka yang lahir di menit ke-24 melalui Lionel Messi segera berbuntut gol.

Satu usaha lain dari Neymar pada menit ke-36 juga meneror gawang City, walau selanjutnya diamankan penjaga gawang. Dalam rentang ini, City praktis baru sekali menyebar bahaya melalui tendangan jarak jauh Ilkay Guendogan.

Nah, titik balik untuk Barca dimaksud Enrique yaitu pada gol pertama City, yang berlangsung di menit ke-39. Satu kekeliruan umpan dari Sergi Roberto sukses digunakan Sergio Aguero untuk mengoper ke Raheem Sterlng, yang dilanjutkan dengan umpan ke Guendogan sampai diceploskannya jadi gol.

Baca Juga : Spurs Lawan Leverkusen Selesai Tanpa ada Gol

Nah, praktis mulai sejak gol itu City kuasai permainan. Mereka pada prosesnya mencatatkan dua percobaan lain yang pas tujuan serta berbuah gol, semasing melalui Kevin de Bruyne serta gol ke-2 Guendogan.

Sesaat Barca tidak meskipun meneror gawang City dengan cara segera hingga usai. Kesempatan paling baik mereka yaitu saat tendangan Andre Gomes menghajar mistar gawang.

Enrique mengaku City memakai beberapa kekeliruan timnya dengan baik. Jadi ada nuansa kegugupan di lini belakang Blaugrana setiap saat hadapi serangan City.

” Kami memainkan 40 menit yang spektakuler, namun kami lakukan satu kekeliruan kunci serta itu melukai kami lantaran kami tidaklah mesin, ” tutur Enrique diambil Sky Sports.

” Saya rasa itu yaitu satu diantara 40 menit paling baik yang telah kami mainkan. Sesudah eror untuk gol pertama, mulai sejak waktu itu kami miliki saat yang jelek. ”

” Kami sedikit kuasai bola serta City mengambil keuntungan dari kekeliruan kami. Mereka miliki pemain-pemain top serta kami tak dapat mengontrol pertandingan lewat cara yang sama. Akhirnya mencerminkan itu, ” tandas pelatih 46 th. ini.